Cara Cek Pengajuan SK Inpassing Non PNS Terbaru

Cara Cek Pengajuan SK Inpassing Non PNS Terbaru

infogtk.org – Sahabat Info GTK informasi yang akan kami sampaikan untuk rekan guru Non PNS yang memerlukan informasi mengenai proses penyetaraan jabatan guru Non PNS, terkait Cara Cek Pengajuan SK Inpassing Non PNS Terbaru. Salah satu program penyetaraan kеѕеjаhtеrааn bagi guru Guru disemua satuan pendidikan meliputi TK, SD, SMP dan SMA dі ѕеluruh Indоnеѕіа.

Inpassing merupakan program yang bertujuan untuk penyetaraan guru yang berstatus bukan PNS dengan guru berstatus PNS ditinjau dari segi kualitas akademik, masa kerja, dan telah bersertifikasi atau memiliki sertifikat pendidikan.

Guru yang telah memiliki SK inpassing akan mengalami penyesuaian dalam perolehan tunjangan per-bulannya. Besaran jumlah tunjangan yang diterima oleh guru yang telah memperoleh Surat Keputusan Inpassing, sama dengan guru PNS pada kepangkatan dan golongan yang sama.

Proses pemberian SK inpassing ini tidak semata-mata diberikan kepada semua guru yang berstatus Non PNS. Akan tetapi dalam pemberian SK terdapat beberapa prasyarat yang wajib dipenuhi oleh guru yang hendak menganjukan SK Inpassing. Adapun beberapa prasyarat yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Guru berstatus bukan pegawai negeri sipil (Non PNS) yang  diangkat  oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan Pemerintah Kab/Kota atau pemerintah  daerah (Pemda) setelah mendapatkan persetujuan pengangkatan dari Pemerintah Kab/Kota atau pemerintah daerah (Pemda)  atau Guru yang diangkat oleh satuan pendidikan atau penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang telah memiliki izin pendirian dariKab/Kota atau pemerintah  daerah (Pemda)
  2. Memiliki  jenjang kualifikasi  akademik  paling  rendah  sarjana  (S-1)  atau  diploma  empat  (D-IV)  yang didapat  dari  perguruan  tinggi  yang  terakreditasi, bagi  yang  memiliki  jenjang kualifikasi  akademik magister (S-2) atau doktor (S-3) dari program studi dengan terakreditasi paling rendah B
  3. Bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai Guru Kelas/Guru  Mata  Pelajaran/Guru Bimbingan dan Konseling/Guru Pembimbing Khusus,  mengajar  mata  pelajaran/membimbing sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimiliki
  4. Bagi guru yang belum memiliki sertifikat pendidik sebagai Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran/Guru Bimbingan  dan  Konseling,  Guru  Pembimbing  Khusus,  mengajar  mata  pelajaran/membimbing sesuai dengan kualifikasi akademik yang dimiliki
  5. Batas usia paling tinggi adalah 55 (lima puluh lima) tahun pada saat diusulkan
  6. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang dikeluarkan oleh Kementerian, bagi yang belum memiliki simak cara mendapatkannya disini
  7. Melaksanakan tugas sebagai guru kelas/guru mata pelajaran/guru bimbingan dan konseling/gurub pembimbing khusus
  8. Telah memenuhi beban kerja guru setiap minggu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  9. Masa Kerja sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut terhitung sejak diterbitkannya Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Guru Tetap

Baca Juga : Update Info Terbaru Sertifikasi Guru 2019

Apabila prasyarat diatas telah dipenuhi maka guru yang bersangkutan melengkapi berkas pengajuan dengan persyaratan administrasi sebagai berikut:

  1. Membuat surat pengantar dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa guru tersebut benar-benar menjadi pengajar di sekolah tersebut. Surat resmi yang wajib ditandatangani langsung oleh Kepala Satuan Pendidikan dan tidak boleh diwakili oleh siapapun.
  2. Melampirkan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), dapat berupa fotocopy Kartu NUPTK, atau lembar Padamu Negeri yang telah dicetak, dan tertulis jelas NUPTK guru tersebut.
  3. Melampirkan biodata diri yang formatnya bisa diakses melalui lama Individual GTK (format dapat disesuaikan).
  4. Melampirkan SK Pengangkatan sebagai Guru Tetap Yayasan, yang telah dilegalisir oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat.
  5. Menyertakan fotocopy ijazah minimal S1 yang telah dilegalisir oleh kampus dengan nilai akreditasi minimal B.
  6. Melampirkan SK Pembagian Tugas Mengajar selama 4 semester terakhir, dan wajib dilegalisir oleh pihak Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat.
  7. Melampirkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa guru yang akan mengajukan inpassing memiliki kinerja baik, dan ditandatangani secara resmi oleh Kepala Satuan Pendidikan.
  8. Untuk guru yang mendapatkan tugas tambahan di sekolah sebagai kepala sekolah, maka harus melampirkan SK Pengangkatan sebagai seorang Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Perpustakaan, Kepala Laboratorium, Kepala Bengkel, dan sebagainya.
  9. Melampirkan fotocopy Sertifikat Pendidik sesuai dengan bidang studinya (apabila ada).
  10. Melampirkan Nomor Registrasi Guru (NRG), apabila ada.

Setelah semua berkas inpassing telah terpenuhi, proses selanjutnya adalah masukkan kedalam map warna merah untuk jenjang SD, warna biru untuk jenjang SMP,  adapun untuk jenjang SMA/SMK terkait warna map yang belum ada informasi resmi untuk satu orang pengusul.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Next »

Share This Post

Post Comment