Malangnya Nasib Guru Yang Tak Pernah Berubah

infogtk.org – Sahabat Info GTK Malangnya Nasib Guru yang Tak Pernah Berubah terus menjadi momok yang tak akan pernah habis dalam pemberitaan media. Sedikit cerita kali ini menggambarkan keaadaan guru di negara tercinta ini.

Kemarin saat saya pulang dari kegiatan magang di UPT Pendidikan Di suatu daerah, saya berjumpa dengan guru SMA saya, namanya Denok Triastuti. Kaget setengah mati ketika Bu Denok meminjam saya uang untuk menambal sepeda motornya yang pecah. Saya kemudian bertanya kenapa ibu tidak bawa uang, pertanyaan serampangan itu bukan berarti saya pelit, atau sinis.

Saya hanya memastikan apakah Bu Denok masih saja jadi guru honorer seperti dulu. Jawaban Bu Denok kemudian membuatku bergetar terbelalak. “Aku tidak punya uang banyak mas Lutfi, gajiku hanya cukup untuk memberi uang saku ke anak saya.” Begitulah jawaban Bu Denok. Aku lalu menanyakan “apa ibu masih honorer ?” Sudah kuduga sebelumnya Bu Denok akan menjawab pertanyaanku bahwa beliau besetatus masih sebagai guru honor. Dari aku kelas satu, sampai mau lulus kuliah kondisi Bu Denok tidak pernah berubah. Mendengar hal itu aku langsung memberikanya sejumlah uang lebih untuk membetulkan ban motornya yang bocor.

[artikel number=3 tag=”pendidikan” ]

Sahabat Info GTK Miris memang, ditengah hiruk-pikuknya semangat memperingati perjuangan kepahlawanan di bulan November, baik itu diperingati oleh Pemerintah Daerah atau Pemerintah Kota. Nasib guru honor tidak pernah berubah. Memangnya Pemerintah pernah sekali-kali mengupayakan guru honorer agar terlibat dalam proses transformasi sosial ?

Share This Post

Post Comment