Masih Galau Jadi Guru Honorer? Pekerjaan Ini Bisa Nambah Penghasilan

infogtk.org – Menjadi guru merupakan cita-cita yang diminati bagi masyarakat dewasa ini, terbukti dengan banyaknya jumlah perguruan tinggi yang mengadakan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) serta jumlah mahasiswa yang banyak mendaftar di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan.

Hal tersebut dikarenakan adanya tunjangan profesi guru (TPG) yang dikenal dengan istilah sertifikasi. Namun untuk mendapatkan tunjangan tersebut harus memiliki status sebagai guru PNS. Bagaimana bagi yang berstatus Non PNS? Apakah bisa mendapatkan tunjangan tersebut?

Bagi guru Non PNS/Honorer yang mengabdi di sekolah berstatus negeri tidak bisa mendapatkan tunjangan tersebut. Terlebih guru honorer yang mengabdi di daerah hanya di gaji sebesar ratusan ribu rupiah. Walaupun gaji tidak seberapa, jika kita tekun dan pandai mencari peluang. Kita bisa menambah jumlah penghasilan kita. Berikut merupakan pekerjaan yang dapat dilakukan guru honorer untuk menambah penghasilan :

1. Mengajar Les atau Bimbingan Belajar

Les Privat
Source: Les Privat http://bit.ly/2Ieod43

Di luar jam mengajar, guru honorer punya waktu cukup untuk mencari sumber pendapatan tambahan. Hal, ini bisa dimanfaatkan untuk mengajar di tempat lain. Jika merasa kesulitan mencari anak didik, kamu bisa buat iklan bahwa kamu sedang membuka les privat.

Anda dapat menawarkan jasa tersebut kepada orang tua murid yang anaknya diajarkan oleh kita, kemudian kita bisa membuat Iklan melalui brosur dan disebarkan di perumahan-perumahan, atau bahkan ditawarkan ke para orangtua murid disekitar lingkungan kita tinggal. Jangan lupa juga sebarkan di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lain.

Tentukan juga berapa besaran biaya dan waktu les privatnya. Cari informasi mengenai berapa biaya standar untuk les privat untuk anak sekolah SD, SMP, SMA atau bahkan bagi mahasiswa.

Nah, kalau sudah banyak yang berminat dan tertarik untuk les, siap-siap deh kamu atur jadwalnya. Jangan sampai bentrok dengan tugas utama kamu sebagai guru honorer.

2. Membuka Usaha Bisnis Online/Offline

Jualan Online
Source: Arsip Info GTK Berwirasausaha Secara Online Menjadikan Produk Kita Lebih Luas Dikenal

Salah satu ide bisnis yang jarang dilakukan oleh seorang guru adalah bisnis secara online. Bagaimana tidak, kegiatan bisnis online bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar Anda di tempat mengajar. Anda bisa berbisnis jual beli online, sebagai pengelola website, menjadi penulis/penerjemah, dan berbagai bisnis online lainnya.

Bukan sedikit cerita guru yang menyambi membuka peluang usaha untuk menambah penghasilan sebagai pedagang. Umumnya para guru honorer ini membawa barang jualannya ke sekolah tempat mereka mengajar.

Mulai dari makanan, pakaian, aksesori, hingga kosmetik adalah contoh barang jualan yang biasa dibawa dan ditawarkan oleh seorang guru kepada guru-guru bahkan terkadang ditawarkan kepada orang tua murid di lingkungan sekolah di sela-sela istirahat atau pulang sekolah. Hal ini sah-sah saja selagi tidak mengganggu jam pelajaran dan tetap bertangggung jawab terhadap pekerjaan utama.

Jika berjualan di lingkungan sekolah, ada baiknya kamu harus punya perhitungan keuangan terhadap barang dagangan yang akan kamu jual. Berapa persentasi barang dagangan yang bisa dijual secara cash dan berapa persentasi barang daganagn yang bisa dijual secara kredit/hutang.

Kamu harus bisa memastikan antara pembeli dengan bayaran cash dan pembeli dengan bayaran kredit seimbang, jangan sampai lebih banyak pembeli yang bayarnya ngutang. Sudah gaji guru honorer kecil, ini masih tambah diutangin orang-orang. Bukannya untung, malah buntung deh.

Jika kamu berfikir lebih kreatif, kamu bisa coba juga manfaatkan akun-akun media sosial atau marketplace untuk memasarkan jualan barang-barang yang tadi. Jadi selain dagang offline kamu juga bisa jualan secara online.

Bahkan tidak sedikit pula rekan-rekan guru honorer menjalankan usaha sampingan sebagai reseller/dropshiper, hanya dengan bermodal  handphone dan koneksi internet banking.

Tentukan usaha online sesuai dengan apa yang diminati agar Anda selalu termotivasi mengerjakannya dengan serius. Sangat menguntungkan jika ternyata Anda juga mengerti ilmu-ilmu yang berhubungan dengan internet marketing, seperti SEO, social media marketing, pemasaran melalui iklan, pengembang website, dan lain-lain.

3. Menjadi Driver Ojek Online

Guru jaid driver online
Source: Guru honorer di Jombang nyambi jadi driver ojek online http://bit.ly/2UUh3Ix

Dalam mencari pendapatan tambahan tidak perlu minder, yang penting bisa kita kerjakan dan halal. Salah satu pekerjaan tambahan yang saat ini sedang booming adalah menjadi driver ojek online. Bukan hanya kalangan guru, untuk karyawan swasta bahkan abdi negara pun ada yang masih melakukan pekerjaan ini sebagai sampingan. Sebagai guru untuk melakukan pekerjaan sampingan ini, bisa kita lakukan setelah kita selesai mengajar atau pada saat hari libur.

Untuk menjadi driver ojek online kita hanya perlu mendaftarkan diri dan cukup memiliki sepeda motor beserta memenuhi persyaratan. Jika kita rajin dan tekun, penghasilan dari ngojek online ini lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jadi kita dapat menabung hasil dari mengajar atau dari kita mengojek.

Untuk pekerjaan tambahan ini belum semua daerah terakses ojek online. Jika daerah kamu belum terakses oleh ojek online anda dapat mengojek secara konvensional. Hanya saja pelanggan ojek konvensional tidak seramai pelanggan ojek online.

4. Menjadi Penulis

Mengajar dan Menulis
Source : Arsip Info GTK Mengajar dan Menulis Dalam Sebuah Blog Yang Dioptimasi Google Adsense

Belakangan ini menjadi seorang penulis masih banyak yang menganggapnya sulit bahkan mungkin tidak siap dengan menulis. Ada banyak orang yang mengeluh soal menulis bukan karena dia tidak bisa menulis namun lebih pada kebiasaan dan merasa tidak ada gairah untuk menulis.

Sebagai seorang guru yang memiliki latar belakang keilmuan, seharusnya asumsi yang menyulitkan diatas bisa kamu patahkan. Sudah saatnya kamu mulai mengembangkan wawasan. Menuangkan ide-ide pemikiran menjadi sebuah tulisan bukanlah hal yang tabu di dunia pendidikan terlebih jika menjadi seorang guru

Mencari penghasilan tambahan dengan menuis bisa kamu lakukan, caranya rajin-rajinlah menulis opini atau gagasan di media, blog, atau bahkan sosial media. Selain itu hal ini bisa kamu lakukan sebagai unjuk gigi menampilkan seberapa luas wawasan kamu sebagai guru. Tulisan yang kamu buat bisa berupa esai, opini, jurnalisme warga, atau karya sastra.

Menulislah di media yang memang menyediakan honor untuk penulis. Kalau tulisan kamu tayang empat kali saja dalam sebulan, kamu udah punya pendapatan tambahan dari hasil tulisan lepasmu.

Selain menjadi penulis lepas, kamu juga bisa mulai menjajal menjadi penulis buku. Topik yang kamu tulis gak usah jauh-jauh dari latar belakang atau keseharianmu. Kamu bisa juga menuangkan tulisan kamu menjadi  pengahasilan tambahan disebuah dengan blog yang kamu bisa kelola, kemudian kamu optimasi blog kamu dengan program Google Adsense yang menampilkan iklan disetiap ulisan yang kamu buat. Tak sedikit pula guru honorer bahkan PNS yang rajin menulis di sebuah blog yang telah dioptimasi dengan program Google Adsense dan menajdikannya sebagai penghasilan tambahan.

Sahabat Info GTK itulah pekerjaan yang dapat menambah penghasilan bagi guru honorer, jadi meskipun status kita belum PNS jangan galau dan patah semangat. Jika kita mau berusaha lebih maka kita dapat mewujudkan apa yang kita inginkan. Hal yang perlu kita garis bawahi pekerjaan ini bukan seberapa besar upah yang kita terima, pekerjaan sebagai seorang guru adalah panggilan jiwa untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa dan pengabdian terhadap negara. #MoneySmartMenginspirasi.

Share This Post

Post Comment