Cara Menyenangkan Menghidupkan Budaya Membaca Anak Bersama Let’s Read

Menghidupkan Budaya Membaca Anak Bersama Let’s Read

infogtk.org – Dizaman modern seperti sekarang ini kebutuhan akan gadget khususnya smartphone seakan menjadi barang wajib yang harus dimiliki. Begitupun dengan saya, alih-alih ingin nyaman mengasuh anak, saya sempat terbawa arus memberikan gadget kepada anak yang padahal usianya baru 1 tahun. Bahkan saya memberikan anak gadget khusus untuknya, agar ketika saya menggunakan gadget tidak terganggu karena harus bergantian dengannya.

Awalnya saya pikir memberikan gadget kepada anak aman-aman saja,  karena anak jadi anteng didepan layar sehingga saya dapat mengasuh anak sambil melakukan pekerjaan domestik rumah tangga. Ternyata makin lama, saya sendiri makin tidak nyaman saat anak pakai gadget, selain jam penggunaan yang makin over anak pun menjadi sulit untuk dikontrol.

Setiap kali diminta untuk stop, dia pasti menolak menangis heboh. Jam tidur siang maupun malam menjadi tidak beraturan. Meski matanya sudah memerah namun tak kunjung mau diajak untuk tidur. Dia akan berhenti saat HP nya sudah benar-benat lowbat dan mati.

Puncaknya ketika saya melahirkan anak Kedua. Fokus saya saat masa nifas jadi sangat berkurang pada anak pertama. Sehingga dia makin leluasa menggunakan gadgetnya. Jam pengunaan gadgetnya semakin kacau, sedari melek mata hingga hendak tidur malam gadget tak lepas dari tangannya. Bahkan dia pernah tidur jam 2 pagi saking serunya nonton youtube.

Saya jadi bingung sendiri, kewalahan mencari cara agar bisa mengurangi jam pakai gadget pada anak atau bahkan berhenti memberikan gadget padanya sama sekali. Akhirnya saya putuskan dengan tekad kuat menarik fasilitas gadgetnya. Meski dia menangis meronta tak saya hiraukan. Semua demi kebaikannya, demi kesehatan jiwa dan raganya.

Sebagai mana rosulullah dahulu disuru IQRA! BACALAH! bukan TONTOLAH!

Saya mencoba alihkan perhatiannya pada buku. Dan Ini buku pertamanya yang dikenalkan.

Dzikri_Let’s Read
Doc. Pribadi

Kemudian seterusnya saya menabung sedikit demi sedikit untuk bisa membeli buku-buku anak. Mulai dari buku cerita biasa sampai dengan buku yang harga 1 setnya jutaan.

Dalam perjalanan saya memberi makan nutrisi otaknya, biidznillah saya mememukan akun @Letsread.Indonesia. Dimana komunitas ini sangat-sangat membantu para orang tua milenial seperti saya untuk memfasilitasi dan mendampingi anak dalam belajar lewat budaya membaca juga bercerita yang sungguh menyenangkan dan banyak sekali manfaatnya.

Selain menghemat biaya untuk membeli buku juga menghemat tempat untuk menaruh buku-buku yang ada. Karena Let’s Read ini merupakan perpustakaan online buku anak-anak sehingga bisa diakses dimanapun dan kapanpun menggunakan gadget.

Sejak dikenalkan buku, anak saya sangat antusias. Di aplikasi Let’s Read ada buku khusus untuk anak dengan jenjang usia tertentu dengan berbagai ragam bahasa. Karena anak saya berusia balita dan batita maka biasanya di Letsread ini saya donwload level buku tingkat 1 dan buku pertamaku yang berbahasa indonesia.

Setelah download lalu diprint untuk bisa dibaca bersama saat hendak tidur atau kapanpun saat anak minta dibacakan buku. Seringnya saya dan anak-anak membaca buku menjelang jam makan siang, bermain sekaligus menghidupkan budaya membaca. Berimajinasi seperti dalam cerita dibuku, salah satu buku yang saya download dan print diaplikasi Let’s Read berjudul “JADI APA,  YA?”

Dzikri dan Hafidz_Let’s Read.png
Doc. Pribadi

Berisi tentang kegiatan belajar di sekolah saat guru bertanya tentang cita-cita para murid. didalamnya terdapat gambar memperkenalkan beberapa profesi seperti tukang es krim, tukang pos, masinis, pilot dan lain-lain. Biasanya setelah dibacakan buku anak-anak suka mewarnai gambarnya atau membuat coret-coretan gambar seperti yang ada dibuku. Kemudian bermain peran menjadi profesi-profesi yang ada dibuku.

Misal ketika si anak ingin berperan jadi pilot dia gambar atau buat pesawat dahulu dari kertas berpetualang seolah jadi pilot sungguhan yang mau menerbangkan pesawat ke mekkah mengantarkan mama pergi haji katanya 😄 . Atau bermain peran menjadi tukang pos / kurir yang mengantarkan paket belanjaan mama.

Karena buku ini untuk tingkat 1 usia balita sehingga dalam buku ini hanya ada sedikit kosa kata dan lebih dominan pada gambar.

Aplikasi Let’s Read ini sangat fleksible,  kita bisa bacakan buku langsung melalui gadget atau bisa juga didonwload lalu print. Kenapa saya pilih download dan print daripada membacakan langsung dari gadget,  lagi-lagi ini adalah upaya saya agar anak tidak fokus pada gadget dan biasanya setelah dibaca, buku printnya digambar sesuai imajinasi mereka setelah dibacakan cerita.

Yang paling bikin happy aplikasi Let’s Read ini FREE, kita tinggal donwload aplikasinya digoogle store dan pilih buku sesuai kebutuhan usia anak.

Nah bagi mama-mama milenial yang mau belajar membersamai anak belajar membaca sambil berpetualang tanpa harus menguras dompet bisa follow https://instagram.com/letsread.indonesia?igshid=1dhuqilsduyyl dan dowload aplikasinya Let’s Read di playstore.

Aplikasi Let’s Read
Doc. Pribadi

Didalam aplikasi terdapat beberapa jenis tab menu yang terdiir dari Buku Unggulan,Semua Buku dan Buku Unduhan yang dapat diexplore sesuai keperluan. Selamat berpetualang lewat membaca.

Share This Post

Post Comment