Mulai 2024 Tidak Ada Lagi Istilah Honorer, Ini Solusi Pemerintah

Mulai 2024 Tidak Ada Lagi Istilah Honorer, Ini Solusi Pemerintah

infogtk.orgMulai 2024 Tidak Ada Lagi Istilah Honorer, Ini Solusi Pemerintah. Proposal untuk memperpanjang masa kerja guru-guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masuk dalam usia pensiun (BUP) akan dilaksanakan dalam periode transisi lima tahun ke depan. Kepala BKN (Badan Personalia Negara) Bima Haria Wibisana mengatakan BUP tetap 60 tahun, tetapi mereka masih bekerja untuk sementara waktu, sebagai solusi untuk masalah kurangnya guru.

Pensiunan guru PNS dilakukan selama masa transisi, terkait dengan penerbitan PP Manajemen PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Di mana mulai tahun 2024, tidak ada lagi istilah guru honorer. Hanya ada pegawai negeri sipil (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)saja.

“Kami pada dasarnya sepakat untuk menambah masa kerja guru PNS BUP. Toh, itu tidak menambah beban pada APBN / APBD karena insentif mereka diambil dari dana BOS,” kata Bima. Dikutip dari JPNN (07/08/19).

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pengangkatan Guru Kehormatan Telah Dilarang Mulai Tahun 2024 Tidak Ada Lagi Syarat Kehormatan, Ini Adalah Solusi Pemerintah Mengenai rencana untuk menunjuk kategori 2 (K2) guru honor sebagai solusi untuk masalah kekurangan guru, menurut Bima tidak bisa semudah itu. Sebab, apa yang dituntut oleh guru honorer K2 diangkat sebagai pegawai negeri sipil.

“Menjadi pegawai negeri sipil, ada aturannya. Semua berjalan dan tidak bisa dilakukan secara langsung dengan surat edaran. Lagi pula, mereka sudah memiliki jalan untuk menjadi ASN. Silakan ikuti tes di bulan Oktober,” katanya.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Honorer (P3K) Tahun 2019

Yang mengkhawatirkan pemerintah saat ini, lanjut Bima, adalah tindakan kepala sekolah dan kepala daerah untuk merekrut guru honorer baru. Mengingat masih ada 707 ribu guru honorer yang belum diangkat menjadi PNS. Jika pemerintah daerah terus merekrut guru honorer baru, penyelesaian secara otomatis akan menjadi lebih lama. Selain itu, guru honorer yang ditunjuk rata-rata menuntut perubahan status menjadi PNS dan PPPK.

Dia menambahkan, dengan mempekerjakan guru-guru PNS yang merupakan BUP, itu akan menekan tingkat pertumbuhan guru honorer baru. Dia percaya kualitas guru PNS yang telah memasuki usia pensiun jauh lebih baik daripada guru honor baru.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali meminta agar pemerintah daerah tidak lagi menunjuk guru honorer. Larangan mengangkat guru honorarium sebenarnya telah digemakan sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Pekerja Kehormatan.

Menurutnya, jika masih ada pemerintah daerah yang merekrut guru honorer untuk menutupi kekurangan guru, maka penyelesaian masalah guru honorer tidak akan pernah selesai. Untuk memenuhi kekurangan guru, ia menyarankan untuk memperpanjang kehidupan kerja para pensiunan guru. Begitu ada janji untuk ASN melalui CPNS dan PPPK, pensiunan guru diberhentikan.

Lalu Bagaimana Jika Sekolah Tidak Terlalu Memenuhi Kuota Guru yang Sudah Ditetapkan?

Sahabat Info GTK jika kuota guru tidak bisa mencukupi kebutuhan akan guru baru, maka sekolah tersebut harus menahan diri untuk menerima guru honorer baru. Pihak sekolah harus menunjuk salah satu guru PNS yang sudah ada di sekolah tersebut untuk mengajar mata pelajaran tambahan yang masih kosong. Cara ini dimaksudkan agar bisa menekan laju guru honor. Nah itulah artikel mulai 2024 tidak ada lagi istilah honorer, ini solusi pemerintah.

Akhmad Syadzili Fadhli
Operator Dapodik Sekolah di SD Negeri Periuk 5 Kota Tangerang | Berbagi Informasi Melalui Wadah infogtk.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *