Opini Benarkah Guru Tak Bisa Membuat Soal Berkualitas

Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, soal USBN nantinya 10 persen berbentuk esai. Adanya soal esai diharapkan dapat menaikkan dan mengoptimakan secara bertahap standar evaluasi dan standar kompetensi siswa.

Dengan demikian para siswa bisa memiliki kemampuan 4 C, yakni critical thinking, collaboration, communication skill, dan creativity and innovation.

Tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menaikkan porsi penysunan soal 10 persen soal esai itu menjadi 20 persen pada tahun berikutnya sesuai hasil evaluasi. Kisi-kisi dari Kemendikbud yang dapat dijadikan bahan oleh guru dalam menyusun soal. Sehingga guru bisa menyiapkan soal, bukan sekadar mencari soal dari lembar kerja siswa atau lembaga bimbingan belajar.

”Tidak boleh guru tidak bisa membuat alat evaluasi atau alat evaluasinya mencontek ada dibuatkan ke pihak lain. Itu sama saja yang digunakan oleh guru yang hasil karya orang lain itu berarti tidak cocok dengan seharusnya,” kata Muhadjir.

Sahabat Info GTK memang sudah seharusnya sebagai seorang guru untuk lebih meningkatkan kualitas agar segala bentuk informasi yang kita sampaikan kepada siswa bisa menjadi lebih berbobot guna menjadikan kualitas yang lebih baik.

Pages ( 2 of 2 ): « Previous1 2

Share This Post

Post Comment