Perlukah Perubahan Orientasi Kurikulum Pendidikan Di Indonesia?

infogtk.org – Pengajaran formal dalam definisi tradisional mewajibkan siswa duduk rapi dalam kelas selama berjam-jam. Orientasi Kurikulum Pendidikan Di Indonesia menyebutkan di dalam sebuah sekolah, siswa diajar untuk memahami materi dan menambah pengetahuan dengan di didik oleh guru lewat serangkaian peraturan dan kurikulum yang sudah ditentukan.

Kurikulum hal yang demikian mengontrol tipe mata pembelajaran, tingkat kesanggupan siswa, sasaran materi, metode evaluasi, pelaksanaan aktivitas belajar mendidik, media yang diterapkan dan digunakan, dan lain-lain. Secara biasa, bisa dikatakan bahwa kurikulumlah yang menetapkan arah pengajaran sebuah negara.

Menilik sejarah, perkembangan pengajaran Indonesia dikala ini benar-benar diberi pengaruh oleh metode dan cara pengajaran zaman kolonial. Pada zaman penjajahan, siswa “disekolahkan” supaya menjadi pekerja di perkebunan milik Belanda. Kecakapan utama yang ditekankan oleh kurikulum ketika itu tentu saja disesuaikan dengan keperluan kerja zaman kolonial.

 

[artikel number=3 tag=”kurikulum-2013” ]

Pada ketika itu, siswa diajar dan di didik untuk bisa menghitung  dan menghapal materi dalam ruang-ruang kelas. Sayangnya, metode atau cara pengajaran seperti ini masih diadopsi hingga kini. Sekolah masih menekankan pada pengerjaan mekanikal dimana siswa diharuskan cuma sekadar menghapal dan mengingat materi pembelajaran.

Loading...

Post Comment