Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Tahun 2019

Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Tahun 2019

Apa itu Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Tahun 2019?

Petunjuk Pelaksanaan PIP (Program Indonesia Pintar) Terbaru 2017 adalah sebuah pedoman bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah di daerah kabupaten/kota di Indonesia, dan satuan pendidikan dalam melaksanakan ketentuan mengenai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 19 Tahun 2016 tentang PIP (Program Indonesia Pintar).

Pada dasarnya Petunjuk Pelaksanaan PIP ini membahas secara rinci perihal mekanisme pelaksanaan Program Indonesia Pintar untuk semua jenjang sekolah baik jalur forlam maupun non formal yang ada di Indonesia. Untuk Lebih rincinya silahkah simak latar belakang Petunjuk Pelaksanaan PIP (Program Indonesia Pintar)  Tahun 2019 di bawah ini.

Latar Belakang Juklak PIP Terbaru Tahun 2019

Melalui sebuah Instruksi Presiden Nomor 7 pada Tahun 2014 Presiden Republik Indonesia telah menginstruksikan kepada Menteripara, Kepala Lembaga Negara, dan Kepala Pemerintah Daerah untuk melakukan Program Keluarga Produktif melalui sebuah Program Simpanan Keluarga Sejahtera atau PSKS, Program Indonesia Sehat atau PIS dan Program Indonesia Pintar atau PIP.

Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan langkah-langkah proaktif dari lembaga dan institusi terkait sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing secara terkoordinasi dan terintegrasi guna untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi program untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Sesuai dengan tugas dan kewenangannya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melaksanakan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan tujuan untuk meningkatkan akses bagi para anak usia 6 sampai dengan 21 tahun untuk memperoleh berbagai layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah. Serta mencegah para peserta didik dari kemungkinan suatu saat akan putus sekolah (drop out).

Para peserta didik dapat melanjutkan kejenjang pendidikan sampai dengan tamat pendidikan menengah dengan adanya PIP maka diharapkan program trsebut mampu mengcover semuanya. Serta dapat menarik para peserta didik yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan supaya kembali memperoleh layanan pendidikan.

Program Indonesia Pintar (PIP) bukan hanya bagi peserta didik yang berada di sekolah, namun juga berlaku bagi para peserta didik yang berada di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM, dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), atau sebuah satuan pendidikan nonformal lainnya, sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Hingga sampai saat ini, disparitas partisipasi sekolah antar kelompok masyarakat dinilai masih cukup tinggi. Pada Angka Partisipasi Kasar (APK) keluarga yang sudha mampu secara ekonomi secara umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan APK keluarga yang tidak mampu.

Share This Post

Post Comment